Beberapa bulan berlalu sejak masa OSPEK selesai. Via sudah menjalani hari-harinya sebagai mahasiswa. Dia pun akhirnya tahu kalau orang itu bernama Kak Gilang. Tapi seiring dengan banyaknya tugas kuliah yang menumpuk, perihal Kak Gilang sempat terlupakan walaupun kadang-kadang mereka bertemu di berbagai kesempatan. Lalu Via bertemu dengan Kak Tera. Kak Tera juga salah satu penghuni club angker itu. Dia adalah mahasiswa terpintar di angkatannya.

Suatu hari, Kak Tera tiba-tiba saja sering menelepon Via. Via sendiri menanggapinya dengan cuek, karena selain ga suka, Kak Tera juga sudah punya pacar, yaitu senior Via sendiri, Kak Ita. Tapi walaupun tanggapan Via biasa-biasa saja, Kak Tera selalu menelepon, memberi Via berbagai perhatian, dan juga selalu bercerita hal-hal lucu pada Via. Via, yang hanya manusia biasa, lama-lama luluh juga oleh perhatian Kak Tera. Apalagi Kak Tera bilang dia sudah putus dengan pacarnya. Lalu lama-kelamaan perasaan suka Via mulai tumbuh. Semakin hari rasa sukanya semakin besar.

Sampai suatu hari Via mendengar kabar bahwa Kak Ita menangis karena kemarin diputusin Kak Tera begitu saja tanpa alasan. Via yang mendengarnya langsung merasa dikhianati. Ternyata selama ini dia dibohongi. Via pun kesal pada dirinya sendiri karena begitu mudahnya terbuai oleh kata-kata seorang cowok. Kebetulan kala hati Via sedang galau, senior Via yang lain, Kak Raka, menghampirinya,

“Lho, kamu kenapa, Vi?” tanya Kak Raka.

Via diam saja tapi air matanya langsung tumpah saat itu juga. Kak Raka cuma diam saja di situ sambil menungguiku menangis.

Setelah itu selama berhari-hari, Via menghindari telepon dari Kak Tera dengan sekuat tenaga. Tapi Kak Raka ganti mulai sering menelepon Via. Setahu Via, Kak Raka juga mempunyai pacar senior Via juga, Kak Lia. Tapi  menurut pengakuan Kak Raka, dia sudah putus dengan Kak Lia. Via, yang tidak pernah berpikir buruk soal orang lain, percaya saja dengan kata-kata Kak Raka. Tidak sampai sebulan, Kak Raka meminta Via menjadi pacarnya. Sebenarnya hati Via galau. Dia masih cinta pada Kak Tera tapi karena tidak mau dicap sebagai penghancur hubungan orang lain, Via pun mengiyakan ajakan Kak Raka dengan harapan Kak Tera akan menjauhinya dan kembali pada pacarnya.

Kak Raka adalah orang yang baik. Setiap hari dia selalu memberikan perhatian pada Via. Via pun mendengar kabar kalau setelah jadian dengan Kak Raka, Kak Tera kembali pada pacarnya walaupun kadang Kak Tera masih menelepon Via, menyayangkan jadiannya dengan Kak Raka. Tapi perhatian Kak Raka cuma bertahan sebulan saja. Setelah itu, Kak Raka tiba-tiba menghilang entah kemana. Via berusaha menghubungi tapi tidak pernah dibalas. Di rumah pun selalu tidak ada. Ketika Via ke rumahnya, Kak Raka menyambutnya dengan dingin dan sama sekali tidak mau memandangnya. Via pun merasakan firasat buruk.

Hubungan Via terkatung-katung sampai 2 bulan kemudian. Setiap hari Via menangis. Sakit hati Via bertambah ketika suatu hari tanpa sengaja, Via mendengar percakapan para penghuni club di kantin yang intinya menjelek-jelekkannya. Di antaranya seperti dia cewek gampangan, dia cewek perebut pacar orang, dan sebagainya. Kak Gilang termasuk yang paling semangat menjelek-jelekkannya. Dari percakapan itu juga Via tahu bahwa ternyata ketika Kak Raka mendekatinya, dia belum putus dengan Kak Lia.

Via langsung menangis di kamarnya. Hatinya benar-benar sakit. Kenapa hanya dia yang disalahkan? Padahal dia juga korban. Seorang korban yang dibohongi habis-habisan. Padahal hatinya juga sama sakitnya dengan Kak Ita dan Kak Lia. Kenapa mereka ga menyalahkan pihak cowok yang sudah membohonginya mentah-mentah? Dan selain itu, Via juga menyesali kenapa dirinya begitu polos sampai gampang tertipu oleh cowok.

Tapi Via berusaha tegar. Dia tetap berusaha tersenyum pada orang-orang yang membenci dan menjelek-jelekkan dirinya. Walaupun dibalas dengan sinis, Via tetap berusaha tersenyum.

Beberapa hari kemudian, Kak Raka memutuskan hubungan dengan Via. Walaupun sudah menduga, hati Via sakit karena dia sudah mulai sayang dengan Kak Raka. Tapi dia berusaha bangkit dan memutuskan untuk tidak membuka hati dulu ke cowok manapun. Untunglah banyak anak club yang menghiburnya. Sikap mereka membaik setelah dia putus dengan Kak Raka, bahkan termasuk Kak Gilang.

Via pun mencoba menata hatinya lagi setelah 2x hancur berkeping-keping akibat dibohongi.

To be continued…