Ini salah satu pengalaman terburukku ama High Heels (berarti intine masih ada lagi).Alkhisah, kemarin waktu jadi panitia seminar kampusku, aku macak tampil resmi kayak pegawai kantoran gitu.Pake blazer + hem en tak lupa pake high heels.Tapi dasar aku-nya kali ya yang ga bakat pake high heels, besoknya setelah acara selesai, aku mendapati kakiku lecet2 en pincang2 ga bisa jalan cepet.

Ya walaupun ada sebagian salahku juga karena ga bekal sandal ceper sama sekali, aku juga mengambing hitamkan produsen sepatu wanita.Abisnya sepatu model wanita sekarang modelnya ngerucut semua, bikin jari2 tertekuk en ga bisa napas.Apalagi buat aku yang berkaki gede en jari melebar.Rasanya sepatu cewek itu ga ramah bgt di kakiku.Tapi gimana lagi, aku kan cewek tulen en pingin tampil feminim dengan sepatu cewek.

Ya sedikit kritik aja buat produsen sepatu.Kalo bikin sepatu mbok ya lebih diperhatikan faktor kenyamanan bukannya tampilan yang bagus tapi bikin luka2…