Pertama kalinya dalam babak playoff, Boston Celtics kalah di kandangnya sendiri.Yang berhasil memecahkan rekor itu adalah Detroit Pistons.Walaupun kalah tapi bukan berarti Celtics payah.Dari setiap kuarter, dapat dilihat bahwa Pistons dan Celtics nyaris berimbang.Kuarter pertama, Celtics memimpin dengan skor 20-18.Tapi sayangnya, terjadi penurunan cukup drastis dari kubu Celtics sehingga mereka dipaksa menelan kekalahan dari Pistons, 23-32.Kuarter ketiga Celtics berusaha mengejar tapi kubu Celtics tidak kalah ngotot sehingga skor berakhir nyaris imbang, 28-26 untuk Pistons.Kuarter ke-4, Celtics berusaha habis2an.Mereka pun memimpin dengan skor 28-25.Sayangnya, skor tersebut tidak cukup untuk mengejar ketinggalan dari Pistons.Pistons pun menang tipis dengan skor akhir 103-97.

Adalah Richard Hamilton, pahlawan bagi Pistons.Dia menyumbangkan 25 poin untuk timnya.Tapi rata-rata pemain Pistons menyumbang poin yang cukup banyak (antara 13-19).Lain halnya dengan kubu Celtics.Sepertinya hanya trio maut Kevin Garnett, Ray Allen, dan Paul Pierce yang berlari kesana-kemari.Itu terbukti dari poin mereka (masing2 24, 25, dan 26), sedangkan Rajon Rondo hanya bisa menyumbang 10 poin.

Kekalahan ini tentu saja merupakan mimpi buruk bagi Celtics karena selama ini mereka terkenal sebagai jago kandang dan payah di laga away.Tapi karena diuntungkan oleh home court advantage, selama ini Celtics selalu bisa mengalahkan lawan2nya (Atalanta Hawks dan Cleveland Cavaliers).Kalau tidak mau dipencundangi oleh Pistons, mau tidak mau Celtics harus bisa mencuri setidaknya 1 kemenangan di kandang Pistons.Kalau tidak bisa, maka sudah pasti tahta juara wilayah Timur akan jatuh ke tangan Detroit Pistons dan hilang pula kesempatan Celtics untuk meraih cincin juara.

Sedangkan bagi kubu Pistons, kemenangan ini meningkatkan optimisme mereka.Mereka berhasil menjadi tim yang menghancurkan rekor Celtics yang tidak pernah kalah di kandang.Selain itu mereka juga terhindar dari kemungkinan akan bernasib sama dengan Hawks maupun Cavaliers.

Pertandingan selanjutnya akan diadakan di Detroit.Semoga saja “kesialan” Celtics di kandang lawan tidak lagi terjadi.