Menjelang awal kuliah, aku masih sempet ngopy banyak film buat kutonton di rumah cos biasane di rumah ga ada kerjaan :p en kebanyakan film itu kutonton sekaligus dalam 1 hari (gila…kayaknya bener2 ga ada kerjaan nih…).Berikut daftar film2nya :

1. Alvin and The Chipmunk

Hmm…temanya rada mengada-ngada dikit sih.Tupai yg bisa nyanyi???Dan anehnya lagi, orang2 yang ada di film ini tidak heran sama sekali melihat tupai yang bisa bicara (apalagi menyanyi).Biasanya jika ada fenomena seperti ini, tupai2i itu bakal dijadikan bahan penelitian.Yah..mungkin film ini ditujukan untuk hiburan anak-anak tapi sayangnya, film ini juga ga mengibur sama sekali.Segala kekonyolan “para chipmunk” terkesan maksa bgt dan hambar.Bener2 jayus.

2. Hitman

Adegan action di film ini bisa dibilang hampir sama seperti film2 action kebanyakan.Yang janggal adalah karakter religius agen47 yang rasanya di jaman sekarang tuh nyaris ga ada.Organisasi religius yang menaunginya kelihatannya melarang cowok untuk mendekati cewek.Tapi tetep aja agak mengherankan juga melihat agen47 sama sekali ga tergoda oleh kehadiran cewek cantik nan seksi di hadapannya (atau sebenernya tergoda???).Karakter yg jarang ada memang.Tapi secara keseluruhan, film ini bisa dibilang film action yg biasa bgt (nyaris standar).

3. Alien VS Predator2

Hmm…1 lagi film yang mengecewakan yaitu film ini.Adegan pertarungan antara ras alien dan predator bener2 biasa.Masih mendingan AVP 1 (walaupun AVP 1 ga bs dibilang bagus juga sih).Terus, ras predator di film ini kalo menurutku sih kurang ganas terutama predator yang merupakan peranakan dari ras alien dan predator.Menurut referensi yang lain sih, ras keluaran baru ini lebih kuat dari ras alien maupun ras predator sendiri.Tapi kelihatannya di film ras ini tidak terlalu kuat (malah nyaris sama dengan predator lain).Bentuknya juga ga terlalu menakutkan (lebih menakutkan predator biasa atau lebih nggilani bisa dibilang).Pokoknya mengecewakan-lah termasuk endingnya yg sama sekali nggak bisa membuat penonton mau merogoh uang ataupun sekedar penasaran untuk menonton AVP 3.

4. Ayat-Ayat Cinta

Yah…filmnya sih ga mengecewakan bgt.Cuma berhubung settingnya harusnya di Mesir, jadi kehadiran aktor dan aktris Indonesia yang berperan sbg pemeran pembantu agak mengganggu juga sih.Contohnya pemeran ibunya Maria.Wajahnya lho ketok Indonesia bgt jadi ga mungkinlah asli Mesir.Terus pemeran polisi Mesir juga.Wajahnya ketok bgt Indonesia asli.Ga ada yg lain apa yg wajahnya agak2 Arab gitu???

Terus, masalah latar juga.Aku perhatiin dari awal ampe akhir film latarnya tuh itu2 aja.Ga bergerak blas.Kadang2 ada juga pergerakan cuma ya jarang bgt.Penonton kan bisa jenuh tuh kalo latarnya itu2 aja.Yah…gimana lagi lha wong syuttingnya di India bukan di Mesir.

Terus, masalah karakter Fahri.Fahri yang ada di film tuh jauh bgt ama yg di novel.Yang di film tuh Fahri masih kurang alim.Dalam beberapa adegan, Fahri tampak berduaan aja dengan Maria yang masih belum menjadi istrinya.Padahal di novel, dia ga akan mau berduaan aja dengan wanita yang bukan muhrimnya.