Baru2 ini aku beli buku Quatum Ikhlas yang ditulis oleh Erbe Sentanu. Hehe…udah lama banget sih terbitnya tapi baru tertarik beli sekarang setelah ada banyak kerjadian :p. Ya akhirnya aku beli buku itu di Gramedia Royal pada suatu hari.  Aku baca bukunya dalam 2 hari karena aku pingin cepet2 mengamalkan isinya dan mendengarkan CD nya. Tapi sambil membaca, aku mencoba mempraktekkan isinya.

Hari kedua aku membaca buku adalah hari dimana aku harus kerja praktek di sebuah perusahaan, sebut saja X (takut dikira promosi :p). Paginya ketika aku berangkat naik motor (alhamdulillah lancar), aku menyempatkan diri untuk melihat pemandangan di sepanjang jalan. Dan tak terasa air mataku mengalir. Begitu indahnya dunia yang telah Engkau berikan untukku ya Allah. Betapa selama ini aku jarang mensyukuri semua yang ada. Aku selalu mengeluh, putus asa, dan bersedih. Puji syukur alhamdulillah pun berkali2 terucap di bibirku dan akhirnya aku sampai di kantor dengan hati lapang dan bahagia.

Sampai di kantor, aku langsung melanjutkan pekerjaanku sambil sekali2 membaca buku Quantum Ikhlas yang kubawa ke kantor. Sedikit cerita, aku tuh ga kebiasaan makan siang karena setelah sarapan alhamdulillah perut ini masih kenyang sampai sore. Biasanya aku lebih suka ngemil roti ketika waktunya makan siang. Lalu hari itu di kantor, ada orang yang membawa siomay dan kue tart ke kantor. Alhamdulillah, keinginan ngemil pun tercapai. Gratis lagi :p

Yak, kembali ke buku. Akhirnya aku selesai membaca buku tersebut ketika waktu dhuhur tiba. Lalu terbersit keinginan di hatiku untuk pulang lebih awal agar bisa mendengarkan CD tersebut. Tapi waktu itu pembimbingku sedang tidak ada karena itu akhirnya aku memasrahkan keinginan tersebut dalam hati. Kalau ketemu nanti sebelum beliau pergi ke luar kota (ceritanya beliau mau rapat di luar kota) ya alhadulillah. Kalau ga ketemu ya gpp. Toh, sore nanti juga tetep pulang ke rumah :D

Akhirnya aku berangkat sholat dhuhur dengan hati tenang. Sebelum ke masjid, aku ke kamar mandi dulu. Ya ga perlu kujelasin lah ke kamar mandi mau ngapain :p Terus entah kenapa aku pingin wudhu sekalian disitu karena ada tempat wudhunya. Sempat ragu juga sih karena biasanya abis wudhu aku kebiasaan sekalian bersihin muka en saat itu aku lagi ga bawa. Tapi akhirnya aku ga ambil pusing dan tetep wudhu. Toh, bersihin muka bisa abis sholat nanti. Eh, tahu-tahu temenku dateng en bawain tas yang berisi permbersih muka itu ke kamar mandi. Alhamdulillah, keinginanku tercapai :p

Tapi belum habis sampai disitu. Keluar kamar mandi, aku nyaris bertabrakan ama pembimbingku. Tanpa basa-basi aku langsung ijin pulang karena aku merasa pertemuan itu adalah doa dari jawabanku pada Allah. Alhamdulillah pembimbingku langsung mengiyakan tanpa banyak pertanyaan.  Akhirnya aku pun bisa pulang lebih cepat dan mendengarkan CD tersebut :) Kesan pertama ketika mendengarkan CD adalah nyaris ketiduran. Hehe…tapi namanya juga baru pertama kali.

Kejadian-kejadian kecil seperti di atas kadang sering kita anggap sebagai sesuatu yang biasa. Tapi kejadian, baik itu kecil ataupun besar, sedih ataupun senang, tetap harus kita syukuri karena semua itu adalah bukti kalau Allah sayang sama kita. Alhamdulillah :)

Mau tahu lebih banyak tentang quantum ikhlas ? Klik disini