Seminggu itu ga terasa ya? Hehe, gaya banget aku ngomong kayak gini. Padahal kemarin2 aku tuh kayak orang linglung. Wakakaka…tapi biarlah itu terjadi kemarin. Yang penting kan sekarang aku bahagia. Hehe…Aku emang ga memungkiri kalau aku masih mengingat semuanya dengan jelas. Saat2 bersamamu dari setahun setengah kurang (kepanjangan kayake :p) yang lalu sampai seminggu yang lalu. Emang ga semuanya bahagia tapi aku merasa bersyukur pernah mengalami saat2 itu bersamamu. Seumur hidup aku ga akan pernah melupakan saat2 itu. Saat tawa, saat tangis, bahkan saat2 kita tengkar. Emang aku bakal merindukan saat2 itu lagi tapi semua kenangan itu akan kusimpan sebagai harta karunku yang berharga.

Kejadian seminggu yang lalu telah mendewasakanku perlahan-lahan. Perasaan ini tetap ada tapi mungkin ga seperti dulu dan aku menganggap perasaan ini sebagai anugerah terindah dari Allah karena cinta adalah salah satu ciptaan-Nya dan berbahagialah orang2 yang bisa merasakan cinta di hatinya.

Aku ga memungkiri kalo aku merindukannya saat ini. Tapi biarlah rindu ini hanya terucap di hati aja. Kalau boleh ngomong sih maunya ngomong tapi mending ga deh kayaknya. Hehe…Tapi walaupun aku bukan siapa2nya lagi, bukan berarti aku ga boleh mencintai dan merindukannya kan? Aku yakin ga ada salahnya dengan itu. Toh juga sekarang aku udah bisa mencintainya di jalan yang benar (baca artikel di bawah) en aku juga ga lagi merana karenanya. Malah aku mensyukuri adanya perasaan ini di hatiku karena ini pertama kalinya aku mencintai seseorang dengan ikhlas tanpa mengharapkan apapun sebagai balasannya. Dulu sih biasanya kalo bertepuk sebelah tangan, nangis2 darah setiap hari (termasuk kemarin2 juga sih…hehe..). Tapi sekarang aku bener2 ngerasa ringan. Ga ada beban apapun. Ga ada keharusan untuk memiliki. Ga ada perasaan kesal, marah, ataupun benci. Yang ada hanya rasa tenang dan bahagia.