Akhir-akhir ini, aku lagi kegandrungan ama novelnya Jennifer Weiner.2 novelnya yang berjudul Good in Bed dan In Her Shoes bener2 bikin aku tergugah dan terharu.Walaupun ada beberapa hal yang ga patut ditiru di novel itu seperti misalnya seks bebas dan minum-minuman keras, pelajaran berharga dapat dipetik dari novel-novel itu.Beberapa adegan dalam novel yang kusukai :
1. Good in Bed : ketika akhirnya Cannie bisa bangkit dari keterpurukannya
2. In Her Shoes :
- ketika Maggie akhirnya menemukan kemampuannya yang sesungguhnya
- ketika Maggie memberikan hadiah gaun pengantin di hari pernikahan kakaknya
Keduanya merupakan novel yang mengharukan.Novel Good in Bed mengajarkan kita untuk mencintai diri kita apa adanya dan untuk selalu yakin kalau kita bisa mendapatkan orang yang lebih baik.Novel In Her Shoes mengajarkan kita untuk selalu yakin kalau setiap individu pasti punya suatu kemampuan yang tidak dipunyai orang lain.Hal itu membedakan kita dari orang lain dan membuat kita selalu menjadi orang yang istimewa.
Pokoknya 2 novel ini bagus bgt deh.Rugi banget kalo ga baca novel ini.
Hmm…katanya sih bahasa Indonesia yang baik dan benar itu adalah yang sesuai dengan EYD.Tapi hari gini mana ada yang masih gunain EYD? (guru bahasa indonesia aja nggak…apalagi muridnya…).Malah kalo misalnya kita ngomong pake EYD, dijamin nggak bakal ada orang yg ngerti (paling2 juga orang jaman dulu).
Tapi bahasa Indonesia ga cuma tergolong EYD dan non-EYD.Sebenenya setiap orang punya jenis cara berbicara yang berbeda-beda.Ada orang yang ngomong dicampur bahasa daerahnya, dicampur bahasa gaul, dsb.Ada juga orang yang ngomongnya kebalik-balik sampe bikin orang bingung en juga ada orang yang salah menggunakan intonasi di saat yang ga tepat (termasuk aku).
Walaupun terdiri dari berbagai macam variasi cara penyampaian, tapi itulah cara mereka berkomunikasi.Mungkin memang tidak seperti pada umumnya tapi yang pasti mereka sudah berusaha.Ga ada salahnya kita mencoba mengerti (ini termasuk toleransi lho) bukannya malah marah atau gimana.Yang bisa kita lakuin cuma bertanya kalau ada yg ga kita ngerti dan komunikasi yang baik pun bisa berjalan dengan lancar.
Harusnya sih gitu…Tapi ada juga orang yang ga mau susah payah mencoba mengerti.Heran ya???
8 bulan berlalu…
Kalo inget dulu rasanya kayak baru kemarin aja.Yah…8 bulan itu itungannya juga masih termasuk bentar sih.Masih panjang jalan yang harus kita lalui…
Tapi yang pasti, semakin lama waktu berlalu…entah kenapa semakin menguatkan perasaanku padamu.Walaupun banyak perbedaan di antara kita tapi kita selalu bisa melewatinya.Dan lagi, semakin lama aku mengenalmu semakin terasa betapa megahnya hatimu.Dan aku semakin yakin kalo dulu pilihan hatiku itu benar.
Semoga kamulah yang terakhir.Semoga kamulah kelak yang akan menemaniku selamanya.
Love you…:)

Hmm…film yang keren abis menurutku.Hehe…baru nonton versi videonya sih.Tapi gambarnya udah bagus en udah ada subtitlenya.Ga tahu beda apa ga sama versi layar lebarnya.Cuma sayangnya, adegan tarungnya kurang seru.Apalagi waktu The Golden Armynya bangkit lagi.Lebih seru kalo misalnya Golden Armynya sempet nyerang dunia.Tapi ini pertarungannya cuma di bawah tanah.Coba aku penulis skenarionya.Huahahaa…
Kalian pernah ga membandingkan apa yang udah jadi milik kalian dengan orang lain?
Dan setelah membandingkan, kalian bakal ngerasa ga puas dengan apa yang udah kalian miliki dan menganggap kalo orang lain itu lebih beruntung dari kalian?
Ya, sindrom ini emang sudah menjadi hal yang umum dan berkembang luas dalam masyarakat.Sindrom itu -yang dengan seenaknya aku namain ‘Feel Unlucky’-jika terus dibiarkan akan membuat kita menjadi orang yang paling tidak bersyukur di dunia.
Contoh aja dari sindrom ini :
Kalo kita punya pacar, kadangkala kita ga puas dengan pacar kita.Kadang, kita malah bandingin pacar kita ama orang yang bukan pacar kita.Kita kadang mengeluh karena kadang orang yang bukan pacar kita malah lebih care dsb.
Plis deh…pacar dan bukan pacar itu orang yang berbeda.Bisa aja orang yang bukan pacar itu kalo jadi pacar juga sama aja.En lagi, bukane pacar itu dari awal kan kita yang milih?Ga ada namanya pacar dijodohin.
So…what must we do?
Ya teteplah bersyukur dengan apa yang udah kita punya.Semua orang kan punya kelebihan dan kekurangan.Ga mungkin ada orang yang sempurna sampai punya segalanya.
Ya Allah…terima kasih atas segala karunia yang telah Engkau beri hingga saat ini….