Juni 2008


Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Sempat terpikir tuk kembali
Walau beda akan kujalani
Tak ada niat untuk selamanya pergi

Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Apakah sama yang kurasa
Ingin jumpa walau ada segan
Tak ada niat untuk berpisah denganmu

Jika memang masih bisa mulut ku berbicara
Santun kata yang ingin terucap
Kan ku dengar caci dan puji dirimu padaku
Kita masih muda dalam mencari keputusan
Maafkan daku ingin kembali
Seumpama ada jalan tuk kembali

Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Tak ada niat untuk selamanya pergi

Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Tak ada niat untuk berpisah denganmu

Hiks…semester ini bener2 semester ancur.Masa semua tugas ga ada yang beres.PBW demo ulang.PBD mbohlah.Fungsiku ga mlaku kabeh.Jarkom kelompokku mutung kabeh.Aku yo pingin mutung pisan.Saking putus asanya, aku ampe mau nangis.Ga pingin nyerah tapi aku dah kehabisan akal apa yang salah di programku.Kemarin ngerjakan PBW akhire dapet pencerahan walaupun masih ada yang kurang.PBD awale bisa sekarang jadi ga bisa.Terus Jarkom, aku ga ngerti blas maksude apa.Palingan juga aku cuma bisa bantu benerin servernya aja.

Hiks…karena udah putus asa akhire aku iseng posting ga jelas di blok.Hiks…semester hancur banget dah pokoknya.Mana kemarin UAS Matdis aku ga bisa padahal soale guampang puoll..Hiks..mau lulus kapan nih ceritanya.Huaa….

Nekat.Ya…cuma itu aja modalku ke Cilacap.Tujuanku cuma satu : ketemu ama kamu.Dan syukurlah…keinginanku itu terpenuhi walaupun gara2 salahku, jam2 kita bersama yang udah terbatas banget jadi terasa ga enak.Tapi aku bahagia, saat kita berpisah (untuk bertemu lagi di lain waktu), aku bisa melepasmu dengan senyum, bukan dengan tangis.Setidaknya kepergianku ke sana menjadikanku sedikit lebih dewasa.

OK….kita mulai cerita tentang perjalananku…

Tahu kan gimana kalo misale anak rumahan tiba2 berpergian jauh???Jelas bingung.Aku jarang banget pergi naik bus makanya waktu naik bus aku rada bingung (walaupun sebenernya ini bukan pertama kali sih aku pergi naik bus).Ternyata untuk ke Cilacap itu kudu berganti bus di Jogja.Ini fakta yg ga kutahu.Kupikir ada bus yg langsung kesana.

Perjalanan dari Surabaya ke Jogja sih ga ada istimewanya.Yang sedikit menyebalkan mungkin nyaris ketinggalan bus karena sholat.Tapi ya dibuat pengalaman aja sih.Nah…perjalanan dari Jogja ke Cilacap itu yg menyebalkan.Ternyata kita ketinggalan bus terakhir yg ke Cilacap (berhubung kita nyampe Jogja jam 9) en kudu nunggu ampe jam 11.Fiuh…ternyata emang bener kata salah satu temenku kalo ke Cilacap itu butuh pengorbanan.Tapi itu ga kuanggap pengorbanan sih.AKu ngerasa enjoy aja karena aku merasa jarak kita semakin dekat.Yang bikin aku sebel, waktu kita ketemu jadi berkurang 2 jam gara2 nunggu bus.Akhirnya, waktu 2 jam kugunakan untuk makan malam jadinya ga terasa deh klo udah 2 jam.

Akhirnya setelah menempuh jalan yg jauh, nyampe juga aku di Cilacap.Pegel?Ga terasa sama sekali tuh cos abis itu aku langsung ketemu ama kamu.Seneng banget rasanya ketemu kamu.

Terus sepanjang pagi, aku menghabiskan waktu dengan tidur.Siangnya, aku ke resepsi temenmu.Hehe…pertama kalinya nih aku dateng ke nikahan ama kamu.Walaupun awalnya suasananya ga enak tapi pada akhirnya kita bisa bersikap mesra lagi :p (wkwkwk…pingin bikin orang sirik…).

Akhirnya…pulang lagi deh ke Surabaya naik bus yang sama.Fiuhh…padahal baru 12 jam menginjakkan kaki di Cilacap tapi kudu pulang lagi.Jadi sedikit nyesel karena ga berangkat dari hari Jumat.Tapi yang penting aku dah ketemu ama kamu walaupun bentar.Hehe…tetep aja setelah menginjakkan kaki di Surabaya, jadi kangen lagi.Aku selalu kangen ama kamu…

OK…gitu aja dulu deh ceritanya.Tugas2 setumpuk sudah menungguku.Huaa…

See u in another trip (maunya sih ke Jakarta :p)…

My love, there’s only you in my life
The only thing that’s right
My first love (yeah)
You’re every breath that I take
You’re every step I make

And I, I want to share all my love with you
No one else will do
Hmm, you know it
In your eyes, (your eyes, your eyes)
They tell me how much you care
Oh, yeah you will always be
My endless love

Haah…yeah…
Two hearts, two hearts that beat as one
Our lives have just begun
And forever (forever)
I’ll hold you close in my arms
I can’t resist your charms
Oh…no…no…no…
And love, I’ll be a fool for you
I’m sure, you know I don’t mind
No, you know I don’t mind

Baby, you (Baby, baby, baby you…) mean the world to me
I know I found in you
My endless love

Yeah…
Doo…doo…oh…oh…ooh..
And love I’ll be that fool for you, baby
I’m sure (Ah, so sure) that you know I don’t mind
(You know I don’t mind)
And yes, you’ll be the only one
Oh no, I can’t deny
This love I have inside
And I’ll give it all to you, my love
My love, my love (my, my, my, my)
My endless love
Hmmm…my love

Akhir2 ini, pertanyaan tak bolehkah selalu berkecamuk dalam pikiranku :

Tak bolehkah aku selalu di sampingmu?

Tak bolehkan aku mendampingimu dalam suka dan duka?

Tak bolehkah aku mendukungmu dari sampingmu?

Tak bolehkah aku menghiburmu dengan berada di sampingmu?

Tak bolehkah jika aku membutuhkanmu?

Tak bolehkah jika aku tak bisa hidup tanpamu?

Tak bolehkah jika aku tidak bisa melewati hari dengan gembira tanpamu di sampingku?

Tak bolehkah jika aku tidak bisa semangat tanpamu di sampingku?

This pain makes me going crazy…

Halaman Berikutnya »